Belum berakal
Orang berakal
dan tak berakal
Orang yang berakal
(hebat) adalah orang yang dapat
mengalahkan/mengendalikan nafsunya, sehingga ia mampu beramal untuk setelah
kematiannya. Sehingga ia mampu
memperbudak hawa nafsunya.
Orang lemah adalah
orang yang tak berakal atau memperturutkan hawa nafsunya
Jangan sampai diperbudak hawa
nafsunya yang menimbulkan angan-angan
kepada Allah SWT.
(HR. Ibnu Majjah)
Orang yang tak mempunyai
pancang/tiang akan terombang-ambing
dihempas gelombang diterjang ombak
Dalam hidup ini kadang berhasil
mengalahkan nafsu kadang juga diperbudak nafsu
Karena akal belum sanggup
mengalahkan hawa nafsunya
Karena akal belum sanggup
mengendalikan hawa nafsunya
Karena itulah manusia belum
berakal
Karena kita adalah manusia yang
mempunyai akal dan mampu mengendalikan hawa nafsunya, itulah yang diinginkan
oleh Allah SWT
Nafsu makan
Nafsu Kekuasaan
Nafsu Pandangan
Nafsu Pendengaran
Nafsu Lidah
Nafsu anggota tubuh lainnya
Yang semua dikendalikan oleh hati
Kalau sudah mampu mengalah nafsu
ini maka akan mudah bagi kita untuk melakukan ketaatan kepada Allah begitupun
sebaliknya, karena syarat pertama adlah mampu mengendalikan nafsunya.
Dalam hidup ini jangan
perturutkan standard/penilaian manusia
Penilain manusia atas akal
manusia berdasarkan : bicaranya, prestasinya, gelarnya
Akal itu adalah tali yang
digunakan untuk mengikat dan
mengendalikan nafsu agar jangan liar.
05-08-2017
17:41
#ringkasanKajian
Komentar
Posting Komentar